Navector (Shanghai) Screening Technology Co., Ltd. menjadikan teknologi penyaringan sebagai inti dan telah mengakumulasi pengalaman teknis serta penerapan pasar yang luas dalam pemisahan serbuk dan partikel, serta manufaktur kelas atas. Sistem daur ulang aditif pencetakan 3D yang dikembangkan secara mandiri oleh Navector menyediakan solusi sistematis untuk sirkulasi dan pemanfaatan kembali serbuk logam industri, serta menunjukkan keunggulan signifikan dalam mengurangi kehilangan material.

Sistem daur ulang aditif pencetakan 3D yang dikembangkan oleh Navector merupakan peralatan berpaten yang terutama digunakan untuk penyaringan material dan daur ulang selama proses manufaktur aditif dengan serbuk logam. Sistem ini memiliki struktur tertutup sepenuhnya dan lingkungan perlindungan gas inert. Desain ini memastikan kadar oksigen yang rendah selama proses penyaringan, secara efektif mencegah oksidasi serbuk logam, dan meningkatkan stabilitas kualitas serbuk.
Selama proses pencetakan 3D, serbuk logam menghasilkan kondensat yang tidak terendapkan sepenuhnya. Ketika kondensat tersebut bercampur dengan serbuk yang belum digunakan, hal ini dapat menyebabkan kontaminasi bahan baku, menurunkan presisi pencetakan, dan memengaruhi kinerja produk. Sistem Navector mengadopsi teknologi penyaringan hisap waktu nyata, yang mampu memisahkan serbuk yang terlepas dan kontaminan secara tepat waktu, sekaligus mempertahankan sifat asli serbuk dalam lingkungan gas inert. Proses ini secara efektif menghindari pembentukan limbah akibat kontaminasi dan meningkatkan tingkat pemanfaatan bahan baku.

Selama pengoperasian, sistem daur ulang aditif pencetakan 3D dapat memisahkan dan memulihkan serbuk secara berkelanjutan. Peralatan secara otomatis mengalirkan kembali serbuk logam yang telah disaring ke sistem pasokan serbuk, sehingga mewujudkan daur ulang bahan baku. Pemulihan dan pengisian ulang otomatis mengurangi kebutuhan intervensi manual, membantu menjaga kontinuitas produksi, menurunkan biaya tenaga kerja, meningkatkan keselamatan operasional, serta menghindari pemborosan material akibat kesalahan operasi manusia.
Karakteristik operasi tertutup dari sistem ini mencegah serbuk halus keluar ke lingkungan, sehingga kehilangan serbuk dapat dikendalikan lebih lanjut. Navector mempertimbangkan kemudahan pembersihan dan pengendalian kebisingan dalam tahap desain, sehingga peralatan lebih sesuai untuk pengoperasian yang stabil dalam jangka panjang. Desain yang mengintegrasikan sejumlah kecil komponen yang mudah dilepas menyederhanakan proses perawatan, mengurangi waktu henti untuk perbaikan, dan meningkatkan efisiensi produksi secara keseluruhan.

Keunggulan teknis dari sistem daur ulang aditif pencetakan 3D tidak hanya tercermin dalam efisiensi daur ulang, tetapi juga dalam pengendalian oksidasi serbuk logam yang sangat aktif. Proses penyaringan dalam lingkungan inert secara efektif menekan kontak antara serbuk halus dan oksigen, sehingga mengurangi kehilangan material dan risiko keselamatan yang disebabkan oleh oksidasi. Teknologi ini menunjukkan kinerja yang sangat menonjol dalam aplikasi serbuk logam seperti aluminium dan titanium, serta membantu meningkatkan kualitas produk dan konsistensi produksi.
Melalui inovasi teknologi, sistem daur ulang aditif pencetakan 3D Navector secara signifikan mengurangi kehilangan material serbuk logam, memberikan dukungan bagi pengurangan biaya dan peningkatan efisiensi dalam industri pencetakan 3D, serta membantu sektor manufaktur bergerak menuju arah yang lebih hijau dan berkelanjutan.